Virgon selingkuh habiskan uang 200 juta
Diduga Angkut Pemudik, Puluhan Mobil Pribadi Disetop di Sukabumi
Sukabumi - Wawan (40), terpaksa melanjutkan perjalanannya pulang mudik dengan mengecer kendaraan umum.
Ia mendapat kabar dari sopir travel yang mengantarnya dari Jakarta bahwa ada razia gabungan yang dilakukan kepolisian di seputaran ruas Jalan Bagbagan, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Kendaraan yang ditumpangi Wawan adalah mobil pribadi yang disulap menjadi travel gelap.
Wawan mengaku rela merogoh kocek hingga Rp 350 ribu demi satu kali berangkat dari Jakarta hingga kediamannya di wilayah Pajampangan, rasa rindu tak tertahan untuk pulang membuatnya memilih kendaraan pulang yang dianggap lebih ringkas meskipun tarifnya lebih mahal.
Jakarta sampai dekat rumah itu diminta Rp 350 ribu, tahu dari media sosial ada jasa antar mudik layanan travel. Kalau yang resmi kebanyakan penuh sudah tidak tersedia kursi. Makanya saya dan beberapa teman dari Jakarta janjian pulang pakai travel tadi, namun sepertinya sopir takut katanya ada razia. Kalau kami penumpang kan mana tahu travel gelap atau resmi karena tahunya pulang untuk mudik," kata Wawan, saat ditemui di sebuah SPBU Kamis (21/4/2023)
Damar menjelaskan penghentian kendaraan tersebut melibatkan Dishub Kabupaten Sukabumi, Kodim 0622. Sejumlah mobil yang memang terindikasi travel gelap, terpaksa ditahan dokumen berkendara seperti SIM dan STNK.
Komentar
Posting Komentar